Seringkali orang-orang berkata, “Allah menjawab doaku!” Biasanya maksud mereka adalah Allah memberikan apa pun yang mereka minta, entah itu untuk diri sendiri atau orang lain. Allah selalu menjawab doa anak-anakNya -- tetapi jawabanNya tidak selalu “Ya”. Kadang-kadang jawabannya adalah “Tidak”, atau “Tunggu” – dan jawaban ini sama banyaknya dengan jawaban “Ya”.
Pikirkan tentang Paulus, ia memohon supaya Allah mengambil “duri didalam daging” –nya. Tetapi jawaban Allah adalah “Tidak” (lihat 2 Kor 12:7-10). Allah memiliki sesuatu yang lebih baik – jalan yang menuntunnya menuju ketergantungan yang lebih dalam akan Allah dan anugerahNya. Atau, pikirkan tentang Yesus, Ia berdoa saat menghadapi kengerian salib: “Jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaKu” (Mat 26:39). Tetapi jawaban Allah adalah “Tidak” – karena tidak ada jalan lain untuk dapat memenangkan keselamatan kita.
Allah mengetahui dengan jauh lebih baik daripada kita. Bersyukurlah kepada Allah bahkan ketika Ia menjawab “Tidak” atau “Tunggu”. JawabanNya adalah sempurna. Hormati kedaulatanNya dalam hidup kita.